Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

Nasional5 Views

Tragedi ledakan benda diduga mortir mengguncang Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Tiga warga meninggal dunia setelah benda berbahaya tersebut meledak saat diduga sedang dikumpulkan dari area bekas latihan militer.

Ketiga korban diketahui merupakan warga setempat berinisial Ade (21), Rodiana (40), dan Suhri (40). Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (8/7/2026) dan langsung mengundang perhatian aparat karena melibatkan benda yang diduga masih memiliki daya ledak.

Berdasarkan penyelidikan awal, ketiga korban diduga memiliki kebiasaan mengumpulkan barang bekas, termasuk selongsong atau sisa amunisi dari kawasan sekitar lokasi latihan militer. Polisi menduga benda yang ditemukan kali ini bukan sekadar material bekas, melainkan masih mengandung unsur berbahaya.

Sebelum ledakan terjadi, mortir tersebut diduga dibawa ke rumah salah satu korban. Benda itu kemudian diperiksa atau dibongkar menggunakan peralatan sederhana hingga akhirnya meledak dan menyebabkan korban mengalami luka fatal.

Aparat kepolisian bersama unsur TNI kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan asal-usul serta jenis mortir yang meledak. Pihak militer menyebut belum dapat memastikan apakah amunisi tersebut berasal dari kegiatan latihan satuan tertentu karena kawasan tersebut juga digunakan oleh beberapa unsur pendidikan dan latihan.

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil, menyimpan, atau mencoba membongkar benda-benda mencurigakan yang ditemukan di sekitar area latihan militer. Meski terlihat seperti barang bekas, amunisi tertentu masih dapat memiliki risiko ledakan apabila tidak ditangani dengan prosedur khusus.

Selain melakukan penyelidikan, aparat juga mengimbau warga yang masih menyimpan benda serupa agar segera menyerahkannya kepada pihak berwenang. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi di kemudian hari.

Peristiwa di Bandung Barat ini menjadi pengingat bahwa sisa perlengkapan militer, terutama amunisi dan bahan peledak, bukanlah barang yang aman untuk dipindahkan atau dimanfaatkan tanpa pemeriksaan ahli. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan benda yang memiliki bentuk atau ciri menyerupai senjata maupun amunisi.